Berita Informasi

Kuliah Halal 2020, Pusat Halal Salman ITB

Sebagai seorang muslim sudah seharusnya menjalankan apa yang telah disyariatkan Islam. Karena Islam merupakan way of life bagi seorang muslim, yaitu sebagai petunjuk dalam seluruh aspek kehidupan seorang muslim, termasuk gaya hidup. Gaya hidup yang sesuai dengan syariat Islam adalah gaya hidup Halal. Halal merupakan hal-hal yang diperbolehkan dan dapat dilakukan menurut syariat Islam atau tidak terkait dengan ketentuan yang melarangnya.
Allah SWT Berfirman dalam QS. Al-Baqarah (168), yang berbunyi “Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi …”. Ayat tersebut dijelaskan oleh ayat-ayat selanjutnya yaitu pada Al-Quran Surah Al-Baqarah (173), Al-Maidah (3), Al-An’am (145), dan An-Nahl (115). Melalui ayat ini Allah menyebutkan makanan yang diharamkan untuk dikonsumsi adalah Babi, hewan yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah, bangkai, darah, dan khamr.

Hendaklah manusia dimuka bumi ini khususnya umat muslim untuk menjauhi larangan Allah yang telah Ia tunjukkan pada ayat-ayat-Nya dan hendaklah kita umat muslim juga sebagai kaum terpelajar untuk dapat lebih saling mengingatkan dan berlomba-lomba dalam menebar kebaikan. Indonesia merupakan Negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar. Namun, kesadaran terhadap gaya hidup Halal salah satunya dalam sektor makanan masih rendah. Hal ini dibuktikan dengan tidak termasuknya Indonesia pada peringkat top 10 skor Halal dunia pada sektor makanan menurut Global Islamic Economy (GIE) 2018. Padahal setiap muslim diwajibkan untuk mengonsumsi makanan Halal dan Thayyib. Ketentuan mengenai makanan dan minuman yang Halal dan Haram ini punjelas termaktub dalam Al-Quran dan Hadits.
Untuk meningkatkan kesadaran tentang halal bagi masyarakat, Pusat Halal Salman ITB menyelenggarakan Kuliah Halal 2020 yang bertujuan untuk untuk memberikan edukasi tentang Halal Industry yang dibimbing langsung oleh Prof. Dr. Slamet Ibrahim S. DEA. Apt, event ini merupakan penyelenggaraan kedua, untuk perkuliahan sendiri diawali hari Jumat tanggal 31 Januari 2020 yang dihadiri tidak kurang dari 120 peserta terdiri dari berbagai unsur masyarakat mulai dari mahasiswa, pelaku usaha, pemerintahan dan para aktivis penggiat Halal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *