Berita Informasi

LEMBAGA PEMERIKSA HALAL (LPH) SALMAN ITB

Jumat, 13 September 2019 – GSG Atas Salman ITB. Mulai 17 Oktober 2019, setiap produk yang masuk, beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Pelaksanaan kewajiban ini akan dilakukan secara bertahap. Kewajiban ini ditetapkan dalam Pasal 4 dan Pasal 67 ayat (1) UU Jaminan Produk Halal (JPH) No. 33 tahun 2014. Dalam rangka menyongsong pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal tersebut, pada hari Jumat 13 September 2019 pkl. 08.00-11.00 WIB, Pusat Halal Salman ITB meluncurkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Salman ITB di Gedung Serba Guna (GSG) Atas Salman ITB. LPH Salman ITB akan diresmikan oleh Ketua Umum Pengurus Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB Prof.Dr.Ir. Suwarno.
LPH adalah satu-satunya bentuk lembaga yang diakui oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk melakukan pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk, sebagai penerapan UU No. 33 tahun 2014. Hasil audit LPH dilaporkan kepada BPJPH dan setelah diverifikasi kesesuaiannya akan ditetapkan status kehalalannya oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Berdasarkan fatwa dari Komisi Fatwa MUI tersebut, sertifikat halal sebuah produk akan dikeluarkan oleh BPJPH. Inilah skema sertifikasi halal produk yang diamanatkan oleh UU No. 33 tahun 2014.
Tujuan LPH Salman ITB adalah:
Menjadi mitra utama bagi BPJPH Pusat maupun tingkat Propinsi Jawa Barat dalam pemeriksaan dan/atau pengujian kehalalan produk dari para pelaku Usaha.
Menjadi LPH unggulan dan rujukan bagi LPH lainnya dan bagi para pelaku usaha di sekitar Bandung Raya khususnya dan Jawa Barat pada umumnya.
Pusat Halal Salman ITB sendiri telah diresmikan pada hari Jumat 3 Juli 2015 M atau 17 Ramadhan 1436 H. Pusat Halal ini diresmikan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Prof.Dr. KH. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin (Din Syamsuddin), Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsyah Suryadi DEA dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, disaksikan oleh Ketua YPM Salman ITB (ketika itu) Dr.Ir. Syarif Hidayat.
Pusat Halal Salman ITB mempunyai visi “Menjadi pusat halal unggulan yang dijadikan sebagai mitra utama oleh Pemerintah, Majelis Ulama Indonesia, Pelaku Usaha dan Masyarakat dalam sertifikasi halal produk dan gaya hidup halal di Indonesia”. Untuk menjalankan visi tersebut, Pusat Halal Salman ITB menetapkan misi sebagai berikut:
Menyediakan layanan dalam sertifikasi halal produk yang sehat dan aman.
Mendidik Sumber Daya Manusia yang sadar halal dan profesional.
Menjalankan fungsi Advokasi dan bimbingan teknis kepada pelaku usaha terutama Usaha Kecil dan Menengah dalam proses sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan daya saing.
Melaksanakan berbagai kajian dan penelitian terkait produk halal ditinjau dari segi ilmu, teknologi, ekonomi dan syariah.
Menjalin kerjasama dengan Pemerintah, BPJPH, Majelis Ulama Indonesia, Pelaku Usaha, Pusat Kajian Halal dan Masyarakat.
Sampai saat ini, program unggulan Pusat Halal Salman ITB yang telah dilaksanakan adalah sebagai berikut:
1. Pembinaan dan pendampingan pelaku usaha UKM (bekerja sama dengan Bank Indonesia, Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Jawa Barat)
Pelatihan Juru Sembeleh Halal (JULEHA)
2. Pelatihan untuk para pelatih halal (TOT Halal)
3. Mengadakan Kuliah setiap hari Sabtu mengenai Produk Halal
4. Olimpiade Halal untuk siswa SMA dan sederajat
5. Edukasi pada Masyarakat tentang kehalalan produk, gaya hidup halal dan implementasi UU JPH
6. Pembinaan Kantin Halal (Masjid Salman ITB, kampus ITB dan sekitarnya)
7. Membentuk Konsorsium Pusat Halal di Propinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Bank Indonesia Wilayah Jawa Barat
8. Pendirian Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Salman ITB
Berbagai persyaratan pendirian sebuah LPH telah dipenuhi oleh Pusat Halal Salman ITB. Persyaratan ini meliputi penyiapan 3 Auditor Halal (telah mengikuti Diklat Auditor Halal BPJPH), penyiapan dokumen penting dalam pemeriksaan seperti Panduan Mutu dan turunannya, surat-surat yang terkait dengan legal aspek pendirian, kantor dengan segala isinya serta Nota Kerja Sama dengan Institut Teknologi Bandung untuk pengujian kehalalan produk oleh laboratoria yang tersedia di ITB. Hal yang belum dilaksanakan adalah Sertifikasi Auditor Halal oleh MUI dan Akreditasi LPH oleh BPJPH. Kedua hal ini belum terlaksana karena belum tersedianya peraturan pelaksanaan sebagai turunan UU JPH No. 33 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah No. 31 tahun 2019 tentang Sertifikasi Auditor Halal dan Akreditasi LPH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *