Bandung halal point Masjid/Mushola

Masjid Iqomah-Bukan Masjid Mahasiswa, Tapi Untuk Semua Orang

Bagi sebagian masyarakat Kecamatan Cibiru dan sekitarnya mungkin sudah tidak asing lagi dengan bangunan yang kental dengan warna kehijauan di pusat kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Apalagi kalau bukan bangunan yang telah berpuluh tahun berdiri di kampus hijau yaitu Mesjid Iqomah. Mesjid Iqomah merupakan salah satu bangunan tua yang memiliki sejarah sepanjang perjalanan kampus UIN SGD Bandung yang berdiri pada tahun 1968. Sejak dipindahkannya kampus UIN SGD Bandung ke Jalan Cipadung (sekarang Jl. A.H Nasution No. 105) kehadiran Mesjid Iqomah menjadi pusat keagamaan islam pada masa itu di sekitar Bandung Timur. Tak pelak perubahan dan pembangunan Mesjid dengan dua lantai ini terus berkembang pesat hingga saat ini.

Mesjid Iqomah Kampus UIN SGD Bandung memiliki daya tarik tersendiri. Dimulai dari tata bangunan yang strategis karena terletak di pusat kampus hingga ruang lingkup yang asri membuat para jamaah betah berlama-lama di mesjid yang menjadi salah satu ikon kampus hijau tersebut. Fasilitas demi fasilitas terus dikembangkan demi kenyamanan para jemaah yang ingin melakukan ibadah atau hanya sekedar berdiskusi di pelataran Mesjid yang beridiri di samping gedung Perpustakaan Kampus UIN SGD Bandung.

“Tiap tahun itu pasti ada perbaikan dari segi fasilitas. Agar para jamaah juga nyaman dan betah. Sekarang sedang dibangun (di samping masjid), katanya gedung pusat dakwah yang nanti di dalamnya insha allah akan ada perpustakaan, perkantoran, ruang tahfidz, unit pengembangan dan lain sebagainya untuk para pengunjung masjid, saya harap bisa selesai pada tahun ini” ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Iqomah Bachrudin Rifa’i saat diwawancarai di kantornya, Rabu (6/9/2017).

Bachrudin juga menambahkan pembangunan dan pengembangan tidak hanya dari segi fisik saja, namun juga dalam pengembangan dakwah untuk para jemaah mesjid. Setiap bulannya, pada minggu kedua diadakan pengajian rutin untuk para jemaah ibu-ibu dan umum. Para penceramah biasanya didatangkan dari Ustadz kondang di daerah Bandung raya. Selain itu, Mesjid Iqomah juga rutin mengadakan kultum (kuliah tujuh menit) sehabis sholat dzuhur setiap harinya.

Uniknya dari Masjid iqomah ini dilengkapi dengan TPA (Taman Pendidikan Al-quran) untuk anak-anak. TPA ini dikelola oleh LDM (Lembaga Dakwah Mahasiswa) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Jadi, ibunda ataupun Ayahanda tidak perlu risau jika berkunjung untuk memenuhi kewajiban atau hanya sekedar melepas penat jika terjadi kemacetan di sekitaran Cibiru, anak-anak bisa dititipkan sementara di TPA Masjid Iqomah.

“TPA itu memang dikelola oleh LDM, dikhususkan untuk anak-anak. Sehingga jika ada jemaah membawa anaknya datang untuk pengajian ataupun berdiskusi bisa dititipkan di TPA” tutur salah seorang anggota LDM Mesjid Iqomah Putri Ismi saat diwawancarai, Rabu (6/9/2017).

Selain TPA, dari segi fasilitas dimulai dari tempat berwudhu dan buang air kecil bisa dikatakan memenuhi standar nyaman dan bersih. Tempat wudhu laki-laki dan perempuan dipisah jauh serta tertutup sehingga para jamaah yang datang tak perlu khawatir jika auratnya akan terlihat oleh yang bukan mahromnya. Mesjid Iqomah menyediakan sekitar 4 toilet untuk perempuan dan 6 toilet untuk laki-laki agar tidak terjadi antrian panjang jika Mesjid sedang dipadati oleh jamaah.

Masjid yang memliki luas sekitar 20×48 meter ini memiliki basement untuk perkantoran dan pusat pengembangan mesjid, dua lantai untuk ruang sholat jamaah dimana lantai 1 untuk jamaah laki-laki dan lantai 2 untuk jamaah perempuan. Jika dilihat secara keseluruhan Mesjid Iqomah sendiri sangat mengutamakan kenyamanan para jamaah dimana tidak diperkenankan untuk berjualan makanan di sekitar area mesjid. Namun ada sedikit yang belum terbenahi, hal ini diakui oleh salah seorang jamaah yang sering mampir untuk sholat di Masjid Iqomah, Rizkia Novambri. Beliau menyatakan bahwa para jemaah perempuan alangkah lebih baik membawa mukenanya sendiri. Hal ini dikarenakan fasilitas mukena mesjid yang disediakan jarang ditata kembali dan dibersihkan setelah digunakan oleh para jamaah perempuan.

Namun secara keseluruhan Mesjid Iqomah dapat menjadi salah satu tujuan anda jika ingin merasakan sensasi sholat dengan udara sejuk, asri serta nyaman. Karena Masjid Iqomah sangat memuliakan para jamaah yang datang untuk beribadah di rumah Allah SWT. Untuk mencapai Mesjid ini, anda yang datang dari arah Tol Cileunyi bisa naik angkot arah Cileunyi-Cicaheum dan berhenti tepat di depan kampus UIN SGD Bandung. Namun jika anda datang dari arah Bandung Tengah bisa langsung saja naik Bus Damri dengan jurusan Kalapa-Cibiru dan jika anda datang dari arah Bandung Selatan anda bisa melewati jalan soekarno-hatta dan berhenti di Bunderan Cibiru. So, tunggu apalagi? Yuk, mampir.

Berikut adalah peta lokasi Masjid Iqomah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *