Berita Destinasi Wisata

Mengenal Wisata Religi Lewat Touring Manaqib ke Pantai Santolo, Garut

Selain wisata budaya dan alam, Indonesia juga memiliki wisata religinya. Salah satunya yaitu Touring Manaqib yang berlangsung pada hari ini, Sabtu (20/1/2018) dan Kementerian Pariwisata mendukung kegiatan Touring Manaqib ke Pantai Santolo Kabupaten Garut Jawa Barat.

Selain berwisata menikmati indahnya pantai Santolo, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan YME. Manaqib merupakan kegiatan pengajian dengan meneladani Syaikh Abdul Qodir Al Jailani ini rutin digelar komunitas pengajian Manaqib TQN 38 di berbagai tempat.

Manaqib tahun ini sendiri terasa istimewa karena Hadrotus Syaikh Abah Aos Ra.Qs dan Habib Idan serta para wakil Talqin bakal mengisi acara, dan terbuka bagi semua kalangan dan lapisan masyarakat.

Acara ini kita beri tajuk Matuh yang merupakan singkatan dari Manaqib dan Touring Atuh. Kegiatannya tentu saja manaqib dan siapapun bisa ikut touring ini. Kami proyeksikan peserta touring manaqib diikuti sekitar 5000 peserta,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana, Habib Idan, melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Jumat (19/1/2018).

Pantai Santolo adalah salah satu tempat wisata terkenal di Garut. Pantai Santolo mempunyai bentang pantai cukup panjang, dengan pasir putih halus. Wisatawan bisa menikmati nuansa pantai masih asri di selatan Jawa Barat itu.

Sementara, menurut Deputi Pemasaran I Kemenpar, I Gde Pitana mengatakan, pihaknya rutin mendukung pengembangan wisata religi gagasan Masjid Muhammad Alwi dan Pondok Pesantren Sirnarasa ini.

Menurut Pitana, kegiatan yang bernuansa Islam dan sangat religius ini menjadi sarana untuk menyampaikan budaya muslim yang telah mendarah daging di nusantara. Sehingga optimis, budaya bernuansa islami ini bisa mendatangkan nilai tambah dari segi religius maupun pariwisata.

“Potensi wisata halal di Indonesia sangat besar karena sebagian besar warga Indonesia beragama Islam. Jadi potensi itu lebih besar,” kata Kepala Bidang Pemasaran I Area Jawa, Wawan Gunawan.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi potensi wisata dengan mempromosikan wisata pantai Santolo melalui wisata religi dan lainnya ke masyarakat luas.

“Saya percaya, event seperti ini bisa menjadi potensi wisata religi serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus mempromosikan wisata di Pantai Santolo Garut Jawa Barat ke tingkat nasional dan internasional,” kata Wawan.

Wisata religi memang berdampak signifikan pada ekonomi rakyat. Menteri Pariwisata, Arief Yahya menegaskan, 100 persen anggapan itu sesuai fakta di lapangan

“Terdapat pergerakan masyarakat, aktivitas kuliner, kerajinan tangan, penyewaan kendaraan, penginapan, souvenir, dan ekonomi kreatif lainnya, serta meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada yang Maha Kuasa melalui wisata religi. Ini akan mengangkat perekonomian rakyat,” pungkas, Menpar Arief Yahya.

Sumber: industry.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *