Artikel Berita Informasi

Olimpiade Halal Mengajak Generasi Muda Mengenal Gaya Hidup Halal

Pusat Halal Salman ITB bersama LPPOM MUI Pusat akan mengadakan Olimpiade Halal di
Masjid Salman ITB pada Sabtu, (9/11). Acara ini adalah kali kedua Olimpiade Halal
dilaksanakan, dengan mengambil tema “Halal is My Life, Mencetak Generasi Muda yang
Berwawasan Luas dalam Menjalankan Gaya Hidup Halal”.
Merujuk pada data Global Islamic Economy Indicator Score 2018, Indonesia belum
termasuk dalam peringkat Top 10 Score Halal Food. Hal ini tentunya ironis, mengingat Indonesia
adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Hal tersebut menunjukkan bahwa kesadaran
masyarakat akan gaya hidup halal masih sangat rendah. Padahal produk yang kita konsumsi
haruslah jelas status kehalalannya agar tidak menyebabkan keresahan di masyarakat. Untuk itu,
pemerintah menyusun undang-undang UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal,
guna menjaga hak-hak kaum Muslimin.
Sejalan dengan itu, Pusat Halal Salman ITB sebagai laboraturium rohani yang melakukan
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terkait jaminan produk halal, turut aktif
memfasilitasi pengujian dan sertifikasi halal aneka produk sehari-hari. Tidak hanya itu, Pusat Halal
Salman juga melakukan berbagai aktivitas edukasi dan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran
halal masyarakat.

Olimpiade Halal adalah salah satu proses edukasi kepada masyarakat khususnya
bagi kaum muda. Dalam acara ini, sebanyak 500 siswa-siswi tingkat SMA se-Jawa Barat turut
berpartisipasi. Adapun tujuan Olimpiade Halal adalah meningkatkan kepedulian konsumsi produk
halal dan mempromosikan produk bersertifikat halal kepada masyarakat.
Peserta yang akan mengikuti Olimpiade Halal terlebih dahulu perlu mendaftar dan
mengunduh materi secara online. Kemudian, para peserta mengikuti ujian dengan mengerjakan
soal yang telah disediakan oleh LPPOM MUI PUSAT. Materi yang akan diberikan seputar
pengetahuan halal-haram sesuai dengan Al-Quran dan Hadits, prosedur sertifikasi dan Sistem
Jaminan Halal, serta pengetahuan mengenai studi Islam dan pengetahuan alam.
Setelah proses penilaian, satu peserta terbaik akan diajukan ke babak final tingkat nasional.
Penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari para ahli bidang pangan, obat,
mikrobiologi, kimia, kosmetik, studi agama Islam, sertifikasi dan Sistem Jaminan Halal dari
LPPOM MUI Pusat. Siswa-siswi peserta Olimpiade Halal juga dapat mengunduh sertifikat
keikutsertaan secara online. Para finalis akan diumumkan secara offline dan babak final akan
diselenggarakan pada Senin 9 Desember 2019.
Acara ini terselenggara atas kerjasama Pusat Halal Salman ITB, LPPOM MUI dan Teman
Halal. Kegiatan ini juga didukung oleh Bank Indonesia, Disbudpar Jabar, Wakaf Salman, Rumah
Amal Salman, Kemenag RI, Hoka-Hoka Bento, Wardah, Indofood, El-Bread, Telkomsel, PT
Tsana Mulia, MQTV, Karisma ITB, Hirokoba, dan berbagai pihak lain yang peduli pada
terciptanya gaya hidup halal di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *