Bandung Destinasi Wisata halal point

Stone Garden Siap Menjadi Destinasi Wisata Halal

Stone Garden terletak di wilayah Citatah Cipatat Padalarang Kab. Bandung Barat. Jika anda menggunakan angkutan umum dari arah Kota Bandung kita bisa naik bis antar kota ataupun naik angkutan desa dari Padalarang ke arah Rajamandala. Pada hari Selasa 21 November 2017 tim visit-halal.com berkesempatan mengunjungi destinasi wisata yang satu ini.

Diawali sambutan hangat dari pengelola Pokdarwis Pawon Bapak Sukma Yadi, hingga segarnya air kelapa muda yang disajikan pada kami menghapus kelelahan perjalanan menuju tempat ini. Akses jalan yang cukup licin apalagi dalam kondisi hujan, memunjukkan perlunya perbaikan dari prasarana jalan. Destinasi wisata Stone Garden dikelola secara swasembada masyarakat didukung dananya dari beberapa  pihak swasta yang peduli terhadap kelestarian wisata ini. Kami cukup memaklumi kondisi tersebut dengan minimnya infrastruktur  akses, baik itu jalan yang memadai dan tanda arah tujuan yang layak. Dengan diraihnya penghargaan Pesona Indonesia seharusnyalah pihak pemangku kebijakan sudah mulai melirik dan membantu masyarakat untuk membangun infrastruktur yang baik ke tempat destinasi wisata Stone Garden.

Seperti tujuan kami untuk memberi informasi kepada sahabat visit-halal.com tentang halal friendly dari satu destinasi wisata, dari pengamatan tim visit-halal.com, objek wisata Stone Garden bisa dianggap cukup representative memenuhi kriteria halal friendly. Beberapa kondisi itu antara lain :

  1. Objek wisata Stone Garden memiliki tempat beribadah bagi muslim traveler berupa mushola yang terletak tepat samping gapura masuk objek wisata, dengan kapasitas bisa memuat hingga enam jamaah.
  2. Dari informasi dan wawancara dengan beberapa pemilik warung jajanan, tidak ada satupun pemilik warung jajanan menjual minuman beralkohol dan makanan haram lainnya.
  3. Adanya batasan dan larangan untuk pasangan yang belum menikah untuk berduaan di tempat tertutup.
  4. Untuk yang akan melakukan kegiatan camping ada larangan berpasangan untuk yang belum menikah.
  5. Tersedianya air bersih untuk berwudlu yang terpisah dengan toilet.
  6. Toilet yang cukup layak.
  7. Tersedia tempat sampah yang memadai.

Kesimpulan kami adalah bahwa objek wisata Stone Garden bisa dijadikan rujukan destinasi halal friendly bagi muslim traveler yang ingin berlibur ataupun berwisata menikmati indahnya gugusan batu dan hamparan hijau pemandangan.

Destinasi wisata Stone Garden sendiri selain memiliki pesona alam yang indah juga menyimpan sejarah geologi yang sangat panjang. Berada di gugusan Karst Citatah, yang menurut Eko Yulianto, peneliti dari Puslit Geoteknologi LIPI mengatakan, kawasan karst yang terbentuk 30-20 juta tahun lalu ini kini pelan-pelan menghadapi perusakan besar-besaran. Padahal, kawasan yang terbentang enam kilometer dari Tagog Apu (Padalarang) hingga selatan Rajamandala ini memiliki ragam keunikan, baik secara geologi, arkeologi dan wisata.

Tidak banyak para pelancong mengetahui sejarah karst Stone Garden. Seperti diungkap oleh Radian dari Kota Subang yang sengaja datang ke kawasan wisata Stone Garden, ia dengan beberapa temannya sengaja menjadikan Stone Garden sebagai lokasi untuk berfoto pre wedding. Radian sendiri mengetahui Stone Garden dari media social yang banyak mengunggah keindahan dan keunikan lokasi wisata tersebut. Hal senada diungkap oleh Anissa pelancong yang berasal dari Malaysia ini belum mengetahui sejarah terbentuknya karst dari lautan purba yang sudah terpendam selama 20-30 juta tahun yang lalu.

Terlalu banyak tim visit-halal.com menemukan fakta keunikan dari destinasi wisata Stone Garden, seperti letak petilasan dari legenda masyarakat sekitar, yaitu petilasan ibu Rangga Doromanik yang menurut cerita masyarakat sekitar adalah istri dari tokoh masyarakat Prabu Purbakawasa yang diyakini penyebar agama islam di sekitar wilayah Citatah-Padalarang, hingga saat ini petilasan tersebut masih banyak dikunjungi baik masyarakat sekitar ataupun dari luar daerah Citatah.

Ibarat sebuah sajian menu makanan, Stone Garden adalah destinasi paket wisata komplit. Stone Garden bisa menjadi destinasi wisata edukasi, karena letaknya di kawasan karst lautan purba. Stone Garden bisa dijadikan objek penelitan dan pengamatan geologi dan ekosistem lainnya. Stone Garden juga bisa dijadikan wisata sejarah budaya adat sekitar karena letaknya tidak jauh dari Goa Pawon dimana telah ditemukan fosil manusia Sunda purba. Sejarah siapa sebenarnya Prabu Purbakawasa beserta istrinya, yang makamnya tidak jauh dari Stone Garden yaitu di Gunung Masigit, dimana petilasannya berada di wilayah Stone Garden, menambah daya tarik tersendiri. Stone Garden adalah destinasi wisata alam dimana hamparan hijau bukit dan pesawahan terpapar dengan indahnya, serta gugusan bebatuan alam yang terbentuk secara alami menjadi spot yang sangat cantik untuk jadi pilihan untuk  sekadar selfie ataupun berfoto dengan keluarga, teman dan sahabat.

Apapun itu kami berharap Stone Garden menjadi satu pelajaran bagi masyarakat sekitar. Pemanfaatan kekayaan alam bukan hanya dari mengeksploitasi pertambangan batu karst, namun jauh dari itu bisa menjadi alternative pendapatan lain bahwa destinasi wisata bisa juga menjadi sumber pendapatan bagi warga. Dengan demikian kita bisa lebih bijak dalam memanfaatkan dan melestarikan alam, terutama menjaga kelestarian batu karst lautan purba Citatah.

writed by : Dani

Sumber  : visit-halal.com, lipi.go.id

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *