Masjid/Mushola

Tak Hanya MAJT, Semarang Juga Miliki Wisata Masjid Lain, Bentuknya Mirip Kapal

SEMARANG – Berkunjung ke Kota Semarang jangan lupa untuk mampir berwisata religi.

Berbagai bangunan tempat ibadah yang juga dijadikan tujuan wisata bisa menjadi alternatif liburan.

Satu di antaranya wisata masjid.

Selain Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), di Kota Semarang terdapat bangunan masjid yang unik dan sedang viral.

Adalah Masjid Safinatun Najah atau yang lebih dikenal dengan Masjid Kapal yang berada di bawah yayasan Safinatun Najah Pekalongan.

Masjid ini berlokasi di Kampung Padaan, Kelurahan, Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang.

Bentuknya menyerupai kapal dengan bangunan gedung di atasnya.

Masjid ini dikelilingi parit yang membuat masjid seolah sedang berada di laut.

Masjid Safinatun Najah atau yang lebih dikenal dengan masjid kapal.

“Ide dan design semua dari pengurus yayasan Satufatun Najah,” ucap Muhamad, pengurus masjid, kepada Tribunjateng.com, Selasa (23/01/2018).

Masjid yang dibangun pada tahun 2015 ini terdiri dari tiga lantai.

Dengan tiga pintu disisi kanan serta tiga pintu di sisi kiri.

Masjid ini dilengkapi dengan jendela bulat berjumlah 68 buah yang mengelilingi bangunan dasar.

Lantai pertama digunakan sebagai aula atau gedung pertemuan.

Bagian belakang dilengkapi dengn toilet dan tempat wudhu.

Lantai dua merupakan tempat sholat.

Terdapat lukisan Ka’bah tiga dimensi dalam dinding Mihrab.

Banyak wisatawan yang memafaatkan untuk berfoto.

“Foto dulu, semoga nanti bisa ke Mekkah beneran,” ucap Noviyanti.

Sedangkan lantai tiga akan dijadikan perpustakaaan bahasa.

Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan sekitar di rooftop.

Pengunjung bisa keluar atau kepuncak melalui tangga yang disediakan.

Pemandangan sawah dan alam hijau menghampar di sekitar masjid.

Angin kencang yang sejuk membuat para pengunjung betah menikmati indahnya pemandangan sekitar.

Meskipun masjid ini belum diresmikan, tapi  sudah rama dengan pengunjung.

“Ini belum semuanya jadi, gapuranya belum, terus pondok pesantrennya juga belum jadi,” lanjut Muhamad.

Saat Tribunjateng.com berkunjung ke masjid ini, Selasa (23/01/2018) banyak pengunjung pengajian dan juga sekedar datang berfoto.

“Bagus bentuknya seperti kapal. Baru pertama kali kesini sama rambongon pengajian ini,” ucap Rosidah(38) pengunjung dari Kendal.

Muhamad juga menambahkan jika tempat ini akan dijadikan sebagai wisata religi dan wisata bahasa.

Rencananya akan dibangun pondok pesantren yang memfokuskan belajar Bahasa Inggris dan Arab.

Sumber: jateng.tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *